Jakarta, RMI NU Tegal. H A Helmy Faishal Zaini mengimbau kepada artis berinisial TW dan ZAM yang menilai sebuah bacaan fatihah kepada orang yang sudah meninggal merupakan bid’ah untuk kembali fokus ke profesinya sebagai artis. Menurut Sekjen PBNU ini, kalaupun harus berdakwah, sampaikanlah materi-materi agama yang damai dan menyejukkan, bukan menyesatkan umat.
| Fatihah Bid’ah? Helmy Faishal: Fokuslah ke Profesimu sebagai Artis (Sumber Gambar : Nu Online) |
Fatihah Bid’ah? Helmy Faishal: Fokuslah ke Profesimu sebagai Artis
“Hati-hati dalam mengeluarkan pernyataan, kalau mereka menganggap hadiah bacaan fatihah bid’ah, mudah saja logikanya, berarti tampilmu di televisi jauh lebih bid’ah karena zaman Nabi tak ada televisi,” tegasnya, Kamis (3/9).Helmy menerangkan, bahwa fenomena artis seperti TW harus dipahami betul oleh masyarakat. Karena menurutnya, kelompok yang sering membid’ah-bid’ahkan mempunyai kecenderungan memanfaatkan artis untuk menyesatkan umat.
RMI NU Tegal
“Orang-orang seperti TW men-deligitimasi peran para ulama, ilmu para ulama yang menurun kepada para muridnya terus tersambung, tidak putus karena saling kirim doa dan mendoakan, baik saat masih hidup maupun ketika sudah meninggal,” papar Menteri PDT RI 2009-2014 ini.Seperti diberitakan, TW dan ZAM sebagai host dalam sebuah acara di televisi swasta menyampaikan pernyataan yang menilai hadiah bacaan fatihah kepada mayit merupakan bid’ah. Hal tersebut menurut mereka tidak ada dalilnya dan tidak dilakukan Nabi Muhammad SAW. (Fathoni)
RMI NU Tegal
Dari Nu Online: nu.or.idRMI NU Tegal Nasional RMI NU Tegal
