Sabtu, 19 Maret 2011

Banser Jombang Ikuti Diklat Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Jombang, RMI NU Tegal 

Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Jombang, Jawa Timur mengadakan Diklat Banser Lantas "Pelopor Keselamatan Berlalu lintas" di Auditorium Polres Jombang, Selasa (24/10/2017) siang.

Banser Jombang Ikuti Diklat Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas (Sumber Gambar : Nu Online)
Banser Jombang Ikuti Diklat Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas (Sumber Gambar : Nu Online)

Banser Jombang Ikuti Diklat Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto mengaku sangat membutuhkan Banser dalam setiap kegiatan dan menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Jombang. Hal ini mengingat keterbatasan personil yang dimiliki Polres Jombang.

"Kita sangat berterimakasih kepada rekan-rekan Banser yang datang kesini untuk belajar dan didanai sendiri," katanya.

Agung mengingatkan betapa pentingnya tertib berlalu lintas karena jalan raya menjadi pembunuh terbesar setelah perang dan bencana alam. Kesadaran berlalu lintas akan berjalan lurus dengan korban yang jatuh secara sia-sia.

RMI NU Tegal

Ditambahkan, puluhan peserta diklat ini akan diajarkan pencegahan kecelakaan, rambu-rambu lalu lintas, pengetahuan dasar lalu lintas dari anggota Satlantas Polres Jombang.

"Salah satu ukuran kemajuan suatu daerah yaitu kelancaran berlalu lintas yang aman dan tertib," tambahnya.

RMI NU Tegal

Setelah diklat ini, anggota Banser akan dijadikan pasukan cadangan Satlantas Polres Jombang dalam mengamankan jalan dan berlalu lintas.

Agung menambahkan, negara Cina bisa maju karena memiliki tiga hal yaitu berhenti bertengkar, nasionalisme, belajar melayani. Ketiga hal ini sudah menjadi keseharian anggota Banser.

"Saya tekan kan kepada anggota untuk belajar melayani bawahan, rekan kerja DN masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Zulfikar Damam Ikhwanto menyebutkan, diklat ini bertujuan untuk membuka wawasan baru anggotanya. Hal ini dikarenakan untuk melebarkan manfaat dari Banser untuk masa depan.

"Selama ini Banser hanya jaga parkir dan pengajian, setelah selesai diklat ini maka tugasnya bertambah lagi," paparnya.

Zulfikar mengingatkan bahwa tujuan Banser didirikan yaitu mengawal semua program GP Ansor, NU dan hal yang berkaitan dengan kebutuhan orang banyak. Ia juga menambahkan jika Banser dituntut aktif dalam setiap kegiatan masyarakat dan tanggap dengan keadaan sekitar.

"Ke depan kita akan buat banyak pelatihan dan diklat lagi buat anggota, kalau perlu kita bentuk Densus 99 pengusir terorisme," pungkasnya. (Syamsul Arifin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

RMI NU Tegal Olahraga RMI NU Tegal

RMI NU Tegal - Rabithah Ma'ahid Islamiyah.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs RMI NU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik RMI NU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan RMI NU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock