Sabtu, 08 Agustus 2015

NU Riau Peringati Hari Santri dengan Bedah ‘Khazanah Aswaja’

Pekanbaru, RMI NU Tegal - Pimpinan Wilayah Fatayat NU Riau bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah Muslimat NU Riau dan Korps PMII Putri Pekanbaru mengadakan bedah buku Khazanah Aswaja di STAI al-Mujtahadah, kompleks Pondok Pesantren Al-Mujtahadah Kota Pekanbaru dalam rangka memperingati Hari Santri.

Dalam acara yang berlangsung akhir pekan (22/10) tersebut para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan diskusi interaktif bersama dua narasumber dari tim Aswaja NU Center Jawa Timur yang juga tim penulis buku “Khazanah Aswaja”, Yusuf Suharto, dan M. Ma’ruf Khozin.

NU Riau Peringati Hari Santri dengan Bedah ‘Khazanah Aswaja’ (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Riau Peringati Hari Santri dengan Bedah ‘Khazanah Aswaja’ (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Riau Peringati Hari Santri dengan Bedah ‘Khazanah Aswaja’

"Pemahaman terhadap ajaran Ahlussunnah wal Jamaah secara komprehensif merupakan bekal penting sebagai upaya penguatan terhadap konsep Islam rahmatan lil aalamiin. Upaya ini diharapkan akan menghasilkan umat yang memiliki wawasan keagamaan yang pluralis, humanis, dan toleran, sehingga hal ini dapat menjadi pilar yang kokoh dalam mengelola keberagaman yang ada di Republik tercinta ini," kata ketua panitia yang juga Sekretaris PW Fatayat Riau Mustiqowati Ummul Fithriyyah.

RMI NU Tegal

Sementara itu pendiri STAI Al-Mujtahadah, Ahmad Mujahidin dalam sambutan bedah buku Khazanah Aswaja menyampaikan akan menjadikan buku Khazanah Aswaja sebagai acuan kurikulum mata kuliah Aswaja di STAI al-Mujtahadah.

"Buku ini akan kami jadikan sebagai bacaan wajib mahasiswa STAI al-Mujtahadah. Buku ini adalah merupakan kurikulum Aswaja yang relevan," ujar guru besar UIN Suska Pekanbaru ini.

RMI NU Tegal

Yusuf Suharto dalam kesempatan itu menjelaskan sejarah, aqidah, dan aliran dalam Islam. Ketika ditanya tentang liberalisme, Dewan Pakar Aswaja NU Center PCNU Jombang ini menyatakan, "Disebut liberal itu jika ada Muslim yang memahami agama tidak dengan kaidah-kaidah."

Sementara Maruf Khozin membahas tentang fiqih, tasawuf, dan ke-NU-an.

Acara ini dibuka pejabat Kanwil Kemenag Riau, dihadiri segenap pimpinan PWNU Riau, PW Muslimat NU Riau, ISNU Riau, IPPNU, PC PMII Pekanbaru, PC PMII Dumai dan PKC PMII Riau Kepri, serta sekitar 250 peserta yang berasal dari beberapa utusan pondok pesantren, dosen, guru dan beberapa Mahasiswa dari berbagai kampus di Riau.

Pada Ahad malam, kedua penulis buku Khazanah Aswaja ini menyambung agenda dalam bedah buku “Khazanah Aswaja” di Masjid Sultan Abdul Jalil Rahmat Shah, yang berlokasi di Siak, Riau.

Kegiatan bedah buku itu diadakan oleh PC Ikatan Pelajar NU (IPNU) Siak.

Menurut Ketua IPNU Hafid, sudah lama pihaknya ingin mengadakan bedah buku seiring maraknya paham di luar NU yang mulai masuk di masyarakat. Hadir dalam bedah buku itu, beberapa pejabat Kabupaten Siak, dan masyarakat umum. (Red: Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

RMI NU Tegal Quote RMI NU Tegal

RMI NU Tegal - Rabithah Ma'ahid Islamiyah.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs RMI NU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik RMI NU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan RMI NU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock