Kamis, 08 Juni 2017

Selama Muktamar, 1600 Muktamirin Periksakan Diri di Posko Kesehatan

Jakarta, RMI NU Tegal
Upaya tim kesehatan untuk mensukseskan muktamar tampaknya cukup berhasil. Selama muktamar berlangsung terdapat lebih dari 1600 muktamirin yang memeriksakan dirinya di posko kesehatan disamping berbagai kegiatan lainnya yang juga berjalan sukses.

“Paling tinggi saat hari pertama yang mencapai 300 orang yang memeriksakan diri dan hari terakhir yang mencapai 500 orang,” ngkap Ketua Tim Kesehatan Dr. Bina Suhendra, Selasa.

Secara umum, penyakit yang diderita hanya penyakit ringan seperti diare, demam, batuk. Terdapat satu penyakit yang agak berat, yaitu ada peserta yang mengalami kelainan jiwa, yang memang sudah terdapat gejalanya ketika berangkat. Ia masuk rumah sakit selama dua hari dan selanjutnya diambil oleh keluarganya. Terdapat juga diantara peserta yang mengalami gejala typus, tetapi tidak serius.

Selain itu, terdapat juga satu panggilan on call atau panggilan ke tempat penginapan peserta yang mengalami sakit. “Kami juga menangani satu korban dari pesawat Lion Air yang jatuh. Korban tersebut ditemukan oleh Banser kemudian diajak ke posko kesehatan,” tandas Bina Suhendra.

Sesepuh NU yang juga merupakan paman Gus Dur, KH Yusuf Hasyim juga sempat dijenguk oleh tim kesehatan di rumah sakit karena dikabarkan terkena serangan jantung. Namun ketika diperiksa, bukan sakit jantung, cuma akibat dari sakit jantung.

Beberapa kegiatan sosial bidang kesehatan juga telah dilaksanakan. Diantaranya adalah khitanan massal yang melibatkan 80 anak di kantor PCNU Solo.

Program lainnya adalah operasi katarak yang mengoperasi 30 pasien. Terdapat dua orang pasien yang tidak jadi dioperasi karena tekanan darah tinggi sehingga membahayakan jika dipaksakan. “Operasi ini merupakan hasil kerjasama dengan Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) wilayah Jateng serta Rumah Sakit Islam Surakarta (Yarsis),” tambahnya.

Masyarakat sekitar Asrama Haji Donohudan juga tak dilupakan dalam rangkaian bakti sosial tersebut. Pada tanggal 26 juga diadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi penduduk sekitar asrama haji dengan jumlah pasien 80 orang.

Berbagai demonstrasi yang terjadi selama muktamar juga sudah diantisipasi oleh tim kesehatan karena memang dalam kondisi tersebut, rawan terjadinya kekerasan,. Selama muktamar, juga terdapat peserta yang luka akibat benturan waktu dorong-dorongan. Namun tidak serius dan mendapat 2 jahitan.

Tim kesehatan juga membuka klinik selama 24 jam dengan 2 ambulan bantuan dari 2 RSUD Dr. Mawardi dan RSI Yarsis. Terdapat dua orang perawat dan dokter yang siap siaga sepanjang waktu disamping dokter-dokter dari PBNU yang mensupervisi.

Untuk obat-obatan yang diperoleh, tim kesehatan memperoleh sumbangan dari PT Indofarma, Kimia Farma sedangkan alat kesehatan diperoleh dari Terumo untuk pemeriksaan gula darah dan alat testometer dari PT Rajawali Nusindo. “Namun kami juga membeli obat-obatan yang memang tidak disediakan oleh perusahaan tersebut,” tandasnya.

Kecelakaan pesawat Lion Air yang terjadi di Solo juga tak lupa dari perhatiannya tim kesehatan muktamar NU. Untuk itu, diadakan donor darah untuk menyumbang kebutuhan darah yang sangat besar waktu itu. Pada acara tersebut, dihasilkan 37 kantong darah.(mkf)

Dari Nu Online: nu.or.id

RMI NU Tegal Santri RMI NU Tegal

Selama Muktamar, 1600 Muktamirin Periksakan Diri di Posko Kesehatan (Sumber Gambar : Nu Online)
Selama Muktamar, 1600 Muktamirin Periksakan Diri di Posko Kesehatan (Sumber Gambar : Nu Online)

Selama Muktamar, 1600 Muktamirin Periksakan Diri di Posko Kesehatan

RMI NU Tegal - Rabithah Ma'ahid Islamiyah.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs RMI NU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik RMI NU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan RMI NU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock