Rabu, 12 Juli 2017

NU Bukan Lembaga Politik, Tapi Warganya Berpolitik

Jember,RMI NU Tegal. Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember, Jawa Timur, KH Abdullah Syamsul Arifin mengatakan, NU bukan lembaga politik, tapi butuh politik karena mau tidak mau, NU tidak bisa tersapih sama sekali dari kegiatan politik.

Ia mengatakan hal itu ketika memberi pengarahan kepada para pengurus MWCNU dan para kiai dalam acara lailatul ijtima’ di aula kantor PCNU Jember, Ahad malam (2/3).

NU Bukan Lembaga Politik, Tapi Warganya Berpolitik (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Bukan Lembaga Politik, Tapi Warganya Berpolitik (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Bukan Lembaga Politik, Tapi Warganya Berpolitik

Menurutnya, secara kelembagaan NU tidak boleh berpolitik, tapi warganya, termasuk pengurus NU, tidak dilarang terlibat dalam kegiatan politik praktis. “Kita semua dan NU secara kelembagaan butuh perlindungan politik,” ujarnya.  

RMI NU Tegal

Gus A’ab –sapaan akrabnya—menambahkan, khittah NU terkait dengan peran politik NU, kerap kali disalahartikan kelompok yang tidak bertanggung jawab. Mereka seoah-olah cinta NU dengan melarang pengurus NU berpolitik.

“Padahal, ketika mereka melarang kita berpolitik, itu sudah tindakan politik. Dan bisa ditebak ujung-ujungnya, dia minimal simpatisan partai politik tertentu,” jelasnya.

RMI NU Tegal

Khittah NU, katanya, memberi kebebasan kepada warga Nahdliyin untuk mengekspresikan peran politiknya. Namun ketika pengurus NU mengambil langkah politik dan cenderung kepada partai politik tertentu, maka orang yang merasa dirugikan pun menggunakan khittah NU untuk menyerangnya.

“Jadi seolah-olah khittah NU itu melarang kita berpolitik. Khittah mereka tafsirkan sendiri sesuai dengan kemauan mereka. Mereka menyerang NU dengan membabi buta. Itu salah besar. Kalau kita berpolitik untuk NU, itu malah terhormat, dan tidak melanggar khittah,” urainya di hadapan 100-an hadirin. (Aryudi A. Razaq/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

RMI NU Tegal Meme Islam, Nasional, Kajian RMI NU Tegal

RMI NU Tegal - Rabithah Ma'ahid Islamiyah.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs RMI NU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik RMI NU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan RMI NU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock