Minggu, 06 Agustus 2017

45.000 Santri Jombang Diingatkan Makna Jihad Saat Ini

Jombang, RMI NU Tegal?

Sebanyak 45.000 ? santri di Jombang mengikuti apel untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) di alun-alun Jombang. Mereka diingatkan tentang jihad santri saat ini. Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Jombang (PCNU) KH Isrofil Amar saat menyampaikan amanat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terkait perayaan HSN tahun 2016 ini, Sabtu (22/10).?

45.000 Santri Jombang Diingatkan Makna Jihad Saat Ini (Sumber Gambar : Nu Online)
45.000 Santri Jombang Diingatkan Makna Jihad Saat Ini (Sumber Gambar : Nu Online)

45.000 Santri Jombang Diingatkan Makna Jihad Saat Ini

Menurut dia, konteks jihad dalam fatwa Resolusi Jihad yang dikeluarkan KH Hasyim Asyari, pendiri Nahdlatul Ulama, pada saat itu berbeda dengan hari ini.Makna jihad harus disesuaikan dengan problem yang dihadapi bangsa. Kondisi nyata yang tengah dihadapi bangsa saat ini sangat beragam.?

"Ancaman kita saat ini, yang pertama kita dihadapkan dengan berbagai ideologi yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, seperti keberadaan ISIS dan ormas yang anti terhadap Pancasila. Mereka itu harus kita lawan," tegasnya di hadapan ribuan santri itu.?

Ideologi atau ajaran yang dikembangkan dan disebarkan mereka kepada masyarakat justru mengancam perpecahan di setiap lapisan bangsa, meski dirinya mengatasnamakan dengan kelompok Islam. Padahal Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW adalah rahmatan lil alamin. "Ajaran Islam selalu mengajarkan sikap yang ramah, bukan marah," ujar dosen Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang itu.

Di samping itu, lanjut dia, bangsa Indonesia sedang menghadapi kondisi kemiskinan dan darurat narkoba. Dua problem itu sekarang menjadi perhatian nasional. "Maka sudah selayaknya semua problem tersebut merupakan ranah jihad santri saat ini, yakni berjihad melawan anarkisme, terorisme, kemudian jihad memerangi kemiskinan dan jihad melawan narkoba," terangnya.?

RMI NU Tegal

Perihal yang sama disampaikan Nyono Suharli Wihandoko, Bupati Jombang. Menurut Nyono keragaman ideologi, Agama, budaya dan etnis satu sisi sudah tak menjadi nilai kekuatan dalam berbangsa dan bernegara. "Mari, dalam perayaan Hari Santri Nasional ini, keragaman di Indonesia yang sudah niscaya ini kita jadikan kekuatan berbangsa juga bernegara," (Syamsul Arifin/Abdullah Alawi)

RMI NU Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

RMI NU Tegal Makam RMI NU Tegal

RMI NU Tegal - Rabithah Ma'ahid Islamiyah.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs RMI NU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik RMI NU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan RMI NU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock