Kamis, 07 September 2017

NU Dorong Persaudaraan Umat Manusia

Jakarta, RMI NU Tegal. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj menyatakan NU menjadikan persaudaraan antara umat manusia sebagai salah satu prinsipnya dalam menjalin hubungan bertujuan upaya mewujudkan perdamaian di muka bumi.



NU Dorong Persaudaraan Umat Manusia (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Dorong Persaudaraan Umat Manusia (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Dorong Persaudaraan Umat Manusia

Hal ini dijelaskannya ketika memberikan sambutan pada pembukaan Global Peace Leadership Conference yang diselenggarakan di Jakarta, Sabtu, (16/10).

Dalam pandangan NU, terdapat berbagai macam persaudaraan, persaudaraan sebagai sesama anak bangsa (ukhuwan wathoniyah), persaudaraan sebagai sesama umat Islam (ukhuwan islamiyah), persaudaraan sesama warga NU (ukhuwan nahdiyyah) dan persaudaraan sesama umat manusia (ukhuwah insaniyah).

RMI NU Tegal

Pada kesempatan yang dihadiri oleh 100 peserta asing dari 17 negara ini, Kiai Said juga menjelaskan tentang prinsip kemasyarakatan NU, yaitu tawassuth, sikap moderat yang berpijak para prinsip keadilan serta berusaha menghindari segala bentuk pendekatan yang bersifat tathorruf (ekstrim).

RMI NU Tegal

“NU juga memiliki prinsip tasamuh, yaitu sikap toleran yang berintikan penghargaan terhadap perbedaan pandangan dan kemajemukan identitas budaya masyarakat serta prinsip tawazun, yaitu sikap seimbang dalam berkhidmah demi terciptanya keserasian hubungan antara sesame umat manusia dan antara manusia dengan Allah,” tandasnya.

Karena prinsi-prinsip itulah, NU sejak sebelum kemerdekaan Indonesia telah mendorong berdirinya negara Darussalam, bukan negera Islam, yang diputuskan dalam Muktamar NU di Banjarmasin pada tahun 1936, 9 tahun sebelum kemerdekaan Indonesia.

Keperfihakan NU pada negara Indonesia juga tak perlu diragukan lagi. Ketika Indonesia sedang menghadapi masa-masa sulit akibat agresi militer yang dilakukan Belanda, Rais Akbar NU KH Hasyim Asy’ari mengeluarkan Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945 yang menghasilkan pertempuran 10 November di Surabaya dengan kemenangan fihak Indonesia.

Kiai Said menegaskan, Gus Dur, yang merupakan cucu Hasyim Asy’ari juga tanpa ragu-ragu selalu menegaskan empat prinsip hubungan kenegaraan yang dipegang NU, yaitu NKRI, Pancasila, UUD 1945 serta Bhinneka Tunggal Ika.

“Untuk meneguhkan prinsip itu, dalam setiap pelantikan pengurus NU di semua tingkatan, empat pilar kenegaraan tersebut selalu menjadi komitmen yang harus dijaga,” tandasnya. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id

RMI NU Tegal Olahraga RMI NU Tegal

RMI NU Tegal - Rabithah Ma'ahid Islamiyah.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs RMI NU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik RMI NU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan RMI NU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock