Rabu, 15 November 2017

Sejuta Al-Ikhlas untuk Gus Dur

Jakarta, RMI NU Tegal. Ribuan jamaah serempak membaca surat Al-Ikhlas dipimpin KH Tolhah Hasan di kediaman almghfurlah KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Jalan Warungsila, Ciganjur, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam (28/12).

Sejuta Al-Ikhlas untuk Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
Sejuta Al-Ikhlas untuk Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)

Sejuta Al-Ikhlas untuk Gus Dur

Bacaan yang dipimpin salah seorang Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu merupakan kesejuta surat Al-Ikhlas untuk Ketua Umum PBNU periode 1984-1999. Bacaan kesejuta pun itu dilakukan ribuan jamaah.

“Al-Ikhlas untuk Gus Dur itu sudah dilakukan seminggu sebelumnya di berbagai pesantren di Jawa Timur,” kata Maftuhan, salah seorang santri Pesantren Ciganjur.

RMI NU Tegal

Terus pada pagi, Sabtu, (29/12) mulai pukul 09.00 ratusan jamaah membaca kembali surat Al-Ikhlas di Pondok Pesantren Ciganjur. Bacaan dilakukan berbagai kalangan, dari Pesantren Ciganjur, Padepokan Sunan Kalijaga, Pesantren Sokotunggal, para Gusdurian, mahasiswa dan mahasiswi PTIQ. “Bacaan tersebut dilakukan sampai ashar sebelum doa lintas agama,” tambah Maftuhan.

Menurut Maftuhan, dasar pembacaan Al-Ikhlas itu diriwayatkan dalam kitab Tafsir Showi juz 4, Barangsiapa yang membaca surat Al-Ikhlas seratus ribu kali maka dia terbebas dari hak Allah dan hak adami. “Ini tidak hanya seratus ribu, tapi sejuta,” katanya.

RMI NU Tegal

Sementara itu, menurut salah seorang putri Gus Dur, Yenny Wahid, ikhlas adalah pribadi ayahnya. Saat ini, menurut dia, kita butuh kembali memperkokoh nilai-nilai keikhlasan yang dulu sangat jelas dicontohkan para pendiri bangsa ini.

“Mengangkat tema keikhlasan berharap mendorong gerakan untuk berbuat ikhlas demi perbaikan bangsa ini,” ujarnya. ?

Hadir pada malam puncak Haul Gue Dur sejumlah kiai dan tokoh nasional, di antaranya KH Said Aqil Siroj (Ketua Umum PBNU), KH Hasyim Muzadi (Rais Syuriyah PBNU), KH Masdar F. Mas’udi (Rais Syuriyah PBNU) KH Malik Madani (Katib Rais Aam PBNU), KH Aziz Masyhuri, KH Said Husein Munawar. Hadir pula pada kesempatan itu para budayawan, tokoh politik, agamawan lintas agama, akademisi, dll. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

RMI NU Tegal Pendidikan, Humor Islam RMI NU Tegal

RMI NU Tegal - Rabithah Ma'ahid Islamiyah.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs RMI NU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik RMI NU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan RMI NU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock