Minggu, 31 Desember 2017

Jika Dipaksakan, FDS Hilangkan Jiwa Kewirausahaan Generasi Muda

Pringsewu, RMI NU Tegal. Kebijakan Full Day School mendapat tentangan dari Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Provinsi Lampung Fathurrahman. Sekjen HIPSI Lampung Fathurrahman mengatakan bahwa FDS akan membunuh kreativitas dan life skill para generasi muda dalam bidang ekonomi dan kewirausahaan.

"Banyak anak didik sepulang sekolah membantu ekonomi keluarganya seperti di bengkel, cetak batu bata atau kalau di perkotaan membuka distro dan rental komputer kecil-kecilan," katan Pria yang akrab dipanggil Ustadz Faun ini, Sabtu (12/8) di Pringsewu, Lampung.

Jika Dipaksakan, FDS Hilangkan Jiwa Kewirausahaan Generasi Muda (Sumber Gambar : Nu Online)
Jika Dipaksakan, FDS Hilangkan Jiwa Kewirausahaan Generasi Muda (Sumber Gambar : Nu Online)

Jika Dipaksakan, FDS Hilangkan Jiwa Kewirausahaan Generasi Muda

Jiwa kewirausahaan dan kemandirian harus ditanamkan kepada para generasi muda khususnya para pelajar. "Pelajar jangan hanya dibekali dengan teori ekonomi dan akuntansi. Namun mereka perlu untuk mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kalau seharian hanya berkutat di sekolah, kapan praktiknya," tegasnya.

Selain kesempatan waktu yang dipangkas dan dibatasi untuk mengasah jiwa kewirausahaan, kebijakan FDS menurut alumni Pesantren Al Falah Ploso Jawa Timur ini juga akan berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat menengah kebawah.

"FDS tidak tepat diterapkan sebab akan membebani orang tua para pelajar. Sebagai contoh biaya uang saku akan bertambah padahal mayoritas orang tua berada pada kelas ekonomi menengah ke bawah, biasanya 2000-5000, bila FDS diterapkan membengkak bisa dua kali lipat karena bertambahnya biaya bekal dan transportasi. Tentu ini memberatkan," ujarnya.

RMI NU Tegal

Karena itu, kebijakan FDS menurutnya tidak tepat diterapkan di Indonesia. "Jangan latah menerapkan FDS, dan kepada sekolah yang terlanjur menerapkan ini jangan karena gengsi agar dianggap sebagai sekolah yang mampu melaksanakan kebijakan ini tanpa melihat sosio ekonomi anak didiknya," imbaunya.

RMI NU Tegal

Lebih jauh,ia mengingatkan bahwa kemandirian hidup generasi muda khususnya dibidang ekonomi pada saat ini akan berpengaruh pada kemandirian bangsa di masa yang akan datang. Sehingga perlu dibuat kebijakan yang dapat menumbuhkan life skill dan kewirausahaan bukan malah menjadikan generasi muda malas bekerja. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

RMI NU Tegal Makam RMI NU Tegal

RMI NU Tegal - Rabithah Ma'ahid Islamiyah.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs RMI NU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik RMI NU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan RMI NU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock