Probolinggo, RMI NU Tegal. Sedikitnya 100 santri dari empat pesantren belajar mengolah jamur tiram di pesantren Miftahul Ulum desa Jatiurip Krejengan, Probolinggo, Rabu (23/4). Ditemani Dinas Perindustrian dan Perdagangan Probolinggo, mereka mencoba membuat produk bernilai ekonomis dari bahan jamur tiram.
| 100 Santri Dilatih Mengolah Jamur Tiram (Sumber Gambar : Nu Online) |
100 Santri Dilatih Mengolah Jamur Tiram
Mereka antara lain datang dari pesantren Miftahul Ulum Krejengan, pesantren Bahrul Ulum Besuk, pesantren Zainul Hasan Genggong Pajarakan, dan pesantren Ummul Quro’, Bantaran.“Pelatihan olahan jamur tiram ini bertujuan meningkatkan keterampilan kaum santri dalam membuat aneka olahan dari jamur serta menambah ilmu dan wawasan. Mereka diharapkan dapat membangun usaha seperti membuat macam aneka olahan jamur untuk meningkatkan perekonomian,” kata Kepala Disperindag Probolinggo Hj Erlin Setiawati.
RMI NU Tegal
Erlin mengharapkan para santri setelah lepas dari pesantren mempunyai modal keterampilan. Paling tidak, setelah lulus mereka tidak hanya menguasai ilmu agama namun juga memiliki keterampilan dan keahlian.RMI NU Tegal
“Ini merupakan salah satu upaya yang kami lakukan untuk meningkatkan kegiatan ekonomi pesantren dengan mengolah sumber daya yang tersedia secara produktif dan efisien demi mendorong berkembangnya wirausaha baru di pesantren,” terangnya.Sementara pengasuh pesantren Miftahul Ulum KH Abdul Wasik Hanan menyampaikan ucapan terima kasih atas digelarnya pelatihan olahan jamur bagi santri pesantren.
“Mudah-mudahan pelatihan olahan jamur ini bisa bermanfaat bagi para santri pesantren. Sehingga, begitu lepas dari pesantren santri bisa membuka lapangan kerja baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain,” ungkapnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
RMI NU Tegal Tegal, Meme Islam, Pertandingan RMI NU Tegal
