Bogor, RMI NU Tegal. Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) menggandeng Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) dalam mendorong percepatan penanggulangan kemiskinan di wilayah perdesaan. Dua kementerian tersebut dinilai sangat strategis dalam peningkatan produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat di desa.?
"Harapannya kemitraan ini bisa memberi multiplier effect terhadap penurunan angka kemiskinan di desa. Utamanya oleh Muslimat NU yang basisnya sebagian besar di desa," ungkap Ketua PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, Ahad (26/3) disela-sela Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Muslimat NU di Hotel Lor-in Sentul, Bogor, Jawa Barat.
| Gandeng 2 Kementerian, Muslimat Dorong Percepatan Penanggulangan Kemiskinan di Desa (Sumber Gambar : Nu Online) |
Gandeng 2 Kementerian, Muslimat Dorong Percepatan Penanggulangan Kemiskinan di Desa
Khofifah menyampaikan, warga nahdliyin banyak yang masuk dalam kategori miskin dan terbelakang. Umumnya mereka berada atau tinggal di pedesaan yang memiliki aksesibilitas yang rendah.?Tidak hanya terhadap layanan dasar berupa pendidikan dan kesehatan lanjut Khofifah, namun juga lapangan kerja, sumber ekonomi, informasi, transportasi, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, ia optimistis penguatan jejaring yang dilakukan Muslimat NU mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa.?
"Saya yakin mereka (masyarakat desa-red) memiliki kemampuan, hanya saja pemberdayaan yang dilakukan saat ini masih parsial belum komprhensif hulu sampai hilir sehingga belum menyentuh pokok masalah," ujarnya.?
RMI NU Tegal
Khofifah mengungkapkan disparitas jumlah penduduk miskin di perdesaan dan perkotaan tak lepas dari kesenjangan ekonomi. Oleh karena itu, persoalan ini harus segera diselesaikan agar disparitas tidak semakin tinggi."Memang faktanya gap antara kota dan desa, gapnya secara ekonomi masih sangat besar. Karenanya dalam Rapimnas ini, Muslimat NU berkomitmen ikut membantu percepatan penanggulangan kemiskinan di desa," imbuhnya.?
Khofifah menjelaskan, kerjasama yang dilakukan Muslimat NU dengan Kemendes PDTT dimaksudkan untuk maksimalisasi penggunaan dana desa yang notabene adalah domain Kemendes PDTT. Harapannya, dana desa yang digulirkan pemerintah bisa tepat sasaran dan memiliki daya ungkit dalam pemanfaatannya.?
RMI NU Tegal
Sementara kerjasama yang dilakukan dengan Kementan mendasarkan pada fakta bahwa komoditas pangan memiliki pengaruh terbesar terhadap konsumsi bagi keluarga miskin dibanding komoditas non-pangan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan).?"Insyaallah ikhtiar Muslimat NU untuk bangsa bisa membawa berkah untuk semua, untuk Indonesia yang lebih mandiri dan berdaya," tutur Khofifah. (Fathoni)
Dari Nu Online: nu.or.id
RMI NU Tegal Lomba, Sholawat, AlaSantri RMI NU Tegal
