Minggu, 18 Oktober 2015

Ini Penjelasan Kiai Said Pentingnya Indonesia Konsisten Islam Moderat

Mataram, RMI NU Tegal 

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengatakan bahwa secara geografis, Indonesia diapit dua negara maju yang non-Muslim, yakni Republik Rakyat Cina (RRC) dan Australia. 

Ini Penjelasan Kiai Said Pentingnya Indonesia Konsisten Islam Moderat (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Penjelasan Kiai Said Pentingnya Indonesia Konsisten Islam Moderat (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Penjelasan Kiai Said Pentingnya Indonesia Konsisten Islam Moderat

Menurutnya, RRC sebuah negara maju, baik dari segi teknologi, angkatan bersenjata, maupun senjatanya. Begitu juga Australia.

"Kita di tengah-tengah. Di tengah-tengah kita ini," katanya saat menghadiri jamuan makan malam di Pendopo Wali Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (22 /11) malam. 

RMI NU Tegal

Keberadaan dua negara maju tersebut, lanjut Kiai Said, tidak akan diam dan bisa mengancam Indonesia jika umat Islamnya tidak bijak dan tidak benar dalam membawa ajarannya yang moderat. 

"Bisa-bisa kita terperosok dalam kesulitan," katanya. 

Sementara ini, Indonesia dihormati dunia karena umat Islamnya terkenal toleran dan moderat, dan NU sebagai organisasi sosial keagamaan yang terus mengkampanyekan tentang moderatisme itu. 

"Jadi, hanya NU ormas besar yang sampai sekarang tetap solid, tetap satu, tetap di bawah kepemimpinan Rais ‘Aam dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang mampu mengarahkan umat Islam, khususnya umat NU menjadi bangsa yang bermartabat, berbudaya, dan berkarakter," terangnya. 

RMI NU Tegal

Melihat Islam yang ramah, dan damai di Indonesia, ulama Timur Tengah pun berkeinginan menjadikan Islam  yang moderat seperti di Indonesia. Hal itu dibuktikan dengan diundangnya Ketua Umum PBNU ke Maroko dan Universitas Al-Azhar untuk menjadi pembicara. 

"Semua ingin seperti Islam (Indonesia) yang  nyaman, damai, toleran, moderat, tawassut, wasatiyah, rahmatan lil Alamin dan mutamaddin (berperadaban)," katanya. (Husni Sahal/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

RMI NU Tegal Nahdlatul, Kajian Sunnah, Pendidikan RMI NU Tegal

RMI NU Tegal - Rabithah Ma'ahid Islamiyah.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs RMI NU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik RMI NU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan RMI NU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock