Senin, 14 November 2016

LP Maarif NU Bahas Pengembangan Sekolah Inklusi di Jatim

Sidoarjo, RMI NU Tegal. Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) Jawa Timur menggelar seminar regional dan forum grub diskusi kebijakan pemerintah Jawa Timur dalam pengembangan sekolah inklusi di Jawa Timur. Acara yang digelar di aula LP Maarif NU Jatim di Kecamatan Waru Sidoarjo ini diikuti sekitar 43 pengurus cabang Maarif NU se-Jawa Timur.

LP Maarif NU Bahas Pengembangan Sekolah Inklusi di Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)
LP Maarif NU Bahas Pengembangan Sekolah Inklusi di Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)

LP Maarif NU Bahas Pengembangan Sekolah Inklusi di Jatim

Ketua Panitia, Hj Hanun Asrohah, mengatakan, seminar dan forum diskusi ini untuk melakukan pengembangan sekolah atau madrasah unggulan, jelajah santri III Sako Maarif NU Tahun 2016, penguatan leadership dan jamiyah LP Maarif NU.

Selain itu, sambung Hanun, melakukan pemetaan potensi pendidikan, melakukan sosialisasi pendidikan inklusi di lingkungan Maarif, launching majalah Maarif, sosialisasi BPJS dan persiapan jelajah santri di Bangil. Tak kalah serunya, acara tersebut sekaligus meluncurkan buku antalogi sajak dan puisi dengan tema "Hari Santri" yang ditulis oleh Ketua PWNU LP Maarif Jatim, H. Abd. Haris.

"Kegiatan ini sekaligus memaksimalkan peluang-peluang ? kerjasama yang ada agar tertata dengan baik secara dalam negeri dan luar negeri. Karena banyak bantuan-bantuan yang harus kita respon dengan baik demi kelancaran harapan PW Maarif, karena akan ada kerjasama dari luar negeri (UNICEF) dan juga dengan Pemprov Jawa Timur," kata Hanun, Ahad (9/10).

Ia berharap, LP Maarif mampu mengembangkan pendidikan Inklusi, memperkuat sekolah unggulan, membuka Maarif mart, mengembangkan majalah Maarif, dan tentunya agar buku antalogi sajak dan Puisi Hari Santri dapat dibaca dan dinikmati oleh seluruh elemen Masyarakat Indonesia.

RMI NU Tegal

Lebih lanjut Hanun menandaskan, banyak sekolah Maarif yang memiliki siswa ABK. Agar seluruh siswa inklusi mendapatkan pendidikan yang sama serta tidak menjadi beban bagi orang tua dan masyarakat, Maarif perlu menangani ABK dengan pendidikan Inklusi. Pasalnya, Maarif akan menjadi garda depan untuk melindungi dan memberikan pendidikan untuk anak ABK.

Ketua PWNU Maarif Jawa Timur, H Abdul Haris berharap, sekolah dan madrasah Maarif NU di Jawa Timur bisa berpartisipasi dengan baik. "Semoga pendidikan inklusi dan pelayanan bisa berjalan dengan baik dan profesional," harap Haris. (Moh Kholidun/Fathoni)

RMI NU Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

RMI NU Tegal Pondok Pesantren, Ubudiyah RMI NU Tegal

RMI NU Tegal - Rabithah Ma'ahid Islamiyah.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs RMI NU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik RMI NU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan RMI NU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock