Jakarta, RMI NU Tegal. Ribuan santri Mathlaul Anwar linahdlatil Ulama riuh-rendah membaca Al-Qur’an sebagai doa kepada gurunya, KH TB Zidni Ma’ani. Para santri tersebut terkonsentrasi di Pondok Pesantrem Almuawwanah dan Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Menes, Pandeglang, Banten, Sabtu malam ini (17/9).
Menurut salah seorang putri almarhum kepada RMI NU Tegal, santri Al-Muawwanah yang sedang mengaji ada sekitar 700 orang dipimpin Kiai Abdul Aziz Jazuli. Sementara di pesantren Tahfidzul Quran Kebon Jeruk sekitar 400 orang dipimpin Ahmad Irfan Al Hafidz. Mereka akan mengaji dari dini hari nanti.
| Haul KH Tb. Ahmad Zidni Ma’ani, Ribuan Santri Malnu Baca Al-Qur’an (Sumber Gambar : Nu Online) |
Haul KH Tb. Ahmad Zidni Ma’ani, Ribuan Santri Malnu Baca Al-Qur’an
Keesokan harinya, ke pesantren tersebut akan dihadiri tidak kurang dari seratus kiai se-Kabupaten Pandeglang. Mereka akan melakukan istigosah dan tahlil yang dipimpin K H Moch Ishaq, ketua dan kesepuhan Mathlaul Anwar Linahdlatil Ulama (Malnu) Pusat MenesRMI NU Tegal
Setelah kegiatan tersebut, Rais Syuriyah PBNU KH Zaki Mubarok akan menyampaikan taushiyah. Kemudian testimoni KH Tb Zidni Ma’ani dari para alumni Pondok Pesantren Malnu.RMI NU Tegal
Berikut silsilah KH Tb Ahmad Zidni Ma’ani. Ia adalah putra dari KH Tb Ahmad Maani bin KH Tb Ahmad Rusjdi bin Syekh Arsyad Tegal Menes. Silsilahnya kemudian bersambung ke Sultan Ageng Tirtayasa, Raja Kerajaan Islam Banten. Dengan demikian, bersambung pula dengan Sunan Gunung Jati Syekh Syarif Hidayatullah sampai Nabi Muhammad SAW. (Abdullah Alawi)Dari Nu Online: nu.or.id
RMI NU Tegal Daerah, Halaqoh, Bahtsul Masail RMI NU Tegal
