Jumat, 07 Juli 2017

Lulusan Pesantren Bisa Studi ke Eropa, Australia, Amerika dan Jepang

Mau melanjutkan studi, tapi tidak ada biaya. Informasi tentang beasiswa juga sangat terbatas. Jangan bingung! Pasalnya, sekarang telah terbit sebuah tabloid bulanan “Info Beasiswa”.

Tabloid setebal 24 halaman ini memuat banyak informasi beasiswa, baik dalam maupun luar negeri, untuk semua jenjang pendidikan mulai dari Sekolah Dasar hingga Strata 3, training guru dan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil).

Info Beasiswa merupakan tabloid pertama yang khusus mengupas informasi beasiswa dan pendidikan dalam versi cetak. Tabloid ini diterbitkan oleh sejumlah mantan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Nihon (sebutan untuk PCINU Jepang) bekerjasama dengan BES Foundation.

Pemimpin Redaksi Info Beasiwa, Khariri Ma’mun mengatakan, rencana untuk menerbitkan tabloid tersebut sebenarnya sudah menjadi program prioritas PCINU Nihon dua tahun lalu. Namun karena berbagai kendala, katanya, program tersebut baru direalisasikan oleh sebagian pengurus PCINU Nihon yang telah kembali ke Tanah Air.

Lulusan Pesantren Bisa Studi ke Eropa, Australia, Amerika dan Jepang (Sumber Gambar : Nu Online)
Lulusan Pesantren Bisa Studi ke Eropa, Australia, Amerika dan Jepang (Sumber Gambar : Nu Online)

Lulusan Pesantren Bisa Studi ke Eropa, Australia, Amerika dan Jepang

Untuk edisi perdana (15 Oktober 2006), kata Khariri, pihaknya akan membagikan secara gratis tabloid tersebut ke seluruh jaringan pesantren di Indonesia, jaringan pendidikan di lingkungan NU dan sentra-sentra pendidikan lainnya. “Kami ingin para kader NU mengetahui akses informasi tentang sekolah gratis demi pengembangan sumber daya manusia di lingkungan NU," ungkapnya kepada RMI NU Tegalbeberapa waktu lalu.

“Apa yang kami lakukan sekarang ini hanyalah sebuah ikhtiar kecil untuk memajukan generasi NU yang selama ini cenderung terpinggirkan di tengah derasnya arus globalisasi,” imbuh Khariri yang juga mantan Rais Am Syuriah PCINU Nihon.

Di samping menerbitkan Info Beasiswa, menurut Khariri, BES Foundation juga akan memberikan beasiswa penuh kepada para santri dan pelajar (Tsanawaiyah/Aliyah) yang berprestasi dan tidak mampu membiayai pendidikannya. Namun program tersebut, katanya, hanya khusus untuk sekolah dalam negeri.

RMI NU Tegal

Program lain yang nantinya akan dikembangkan oleh BES Foundation, lanjut Khariri adalah program kursus gratis Bahasa Inggris (TOEFL) dan Nihonggo (Bahas Jepang). Program kursus tersebut hanya untuk kalangan pesantren dan madrasah (jenjang Aliyah atau setingkat SMU).

Menurut Khariri, kursus Bahasa Inggris gratis tersebut diberikan karena selama ini banyak kita temukan kader-kader NU yang mampu dan berprestasi, tapi lemah dalam penguasaan bahasa asing. Yang terjadi kemudian mereka tidak mampu bersaing untuk mendapatkan beasiswa luar negeri.

Melalui kursus gratis tersebut, lanjutnya, diharapkan akan banyak lulusan pesantren dan madarasah yang berkesempatan belajar dan mendapatkan beasiswa di luar negeri. Jika sementara ini banyak lulusan pesantren dan madrasah hanya berkesempatan mendapatkan beasiswa ke Timur Tengah, maka katanya, di masa depan akan banyak lulusan pesantren dan madrasah yang mendapatkan beasiswa ke Eropa, Australia, Amerika Serikat dan Jepang.

Saat ini, menurut Khariri, kader-kader NU yang ada di Jepang telah berhasil melanjutkan studi dan mendapakan beasiswa di negeri Sakura tersebut. Pengalaman dan tips-tips memperoleh beasiswa ini tentu bisa dibagi kepada mereka yang berminat melanjutkan studinya di Jepang. “Hadirnya tabloid ini, di antaranya juga sebagai media berbagi pengalaman untuk menuturkan pahit-manisnya sekolah di luar negeri,” ujarnya.

RMI NU Tegal

Info Beasiswa mengupas informasi seputar beasiswa ke Timur Tengah, beasiswa atlit, beasiswa Madrasah Aliyah, kuliah gratis di Belanda, sekolah sambil kerja di Jepang, beasiswa untuk lulusan SMU. Selain itu, ada juga beasiswa dompet dhuafa, beasiswa AYF, beasiswa Erasmus Mundus, beasiswa PNS dan beasiswa Konsultan Pendidikan Tinggi.

Ada juga dalam tabloid tersebut informasi beasiswa dari Habibie Center, beasiswa ke Swiss untuk S-2,? beasiswa Leiden-Belanda, beasiswa Ford Foundation, beasiswa Master Program Perancis, beasiswa Tasawuf dan Filsafat Islam, beasiswa anak yatim piatu dan daerah terpencil, kursus singkat di Belanda, tips kuliah di Belanda dan Malaysia, serta beasiswa BES Foundation.

Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut mengenai tabloid Info Beasiswa dan BES Foundation, silakan kontak ke email: beasiswainfo@yahoo.com atau hubungi BES Foundation Jl. Gardu No. 20 Condet Balekambang, Jakarta 13530. Telp. (021) 80Dari Nu Online: nu.or.id

RMI NU Tegal Ulama, Tokoh, Khutbah RMI NU Tegal

RMI NU Tegal - Rabithah Ma'ahid Islamiyah.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs RMI NU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik RMI NU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan RMI NU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock