Demak, RMI NU Tegal. Pondok Pesantren Putri Nurul Burhany Mranggen, Demak, Jawa Tengah, mewajibkan para santrinya hafal tahlil atau susunan bacaan yang terdiri dari ayat, shalawat, kalimah thayibah, dan doa-doa yang biasa dibaca warga NU.
Pesantren Putri Nurul Burhany merupakan pondok pesantren khusus putri yang fokus pada al Qur’an, baik dari segi hafalan (tahfidh) maupun tafsirnya. Semua santri di pesantren ini juga diharuskan untuk mengahafal al-Qur’an, minimal Juz ‘Amma. Hafalan tahlil berserta doanya adalah tugas wajib lainnya.
| Pesantren Nurul Burhany Wajibkan Santri Hafal Tahlil (Sumber Gambar : Nu Online) |
Pesantren Nurul Burhany Wajibkan Santri Hafal Tahlil
Menurut pengasuh pesantren, KH Helmi Wafa Mahsuni, tugas tersebut diberikan berdasarkan pertimbangan bahwa tahlil merupakan salah satu bentuk amalan paham Ahlussunnah wal Jama’ah. Sehingga setelah santri pulang diharapkan santri dapat mengamalkan amalan yang sudah ditanamkan di pondok pesantren ini.RMI NU Tegal
kH. Helmi berharap setelah santri pulang di rumah atau kampung halaman masing-masing, para santri siap menjadi pemimpin atau imam tahlil di organisasi atau jama’ah yang ada di lingkungan masing-masing.Dalam rangka menyiapkan hal tersebut, para santri dijadwal satu orang menjadi petugas tahlil dan satu orang lagi menjadi petugas do’a, dengan diikuti oleh santri-santri yang lain agar santri terbiasa menjadi pemimpin tahlil di hadapan orang banyak. (Abdus Shomad/Mahbib)
RMI NU Tegal
Dari Nu Online: nu.or.idRMI NU Tegal Syariah, Khutbah, Daerah RMI NU Tegal
