Selasa, 20 Oktober 2009

Santri Sambut Tim Kirab Resolusi Jihad dengan Ikrar Kesetiaan NKRI

Jombang, RMI NU Tegal

Rombongan Kirab Resolusi Jihad dari PBNU tiba di Jombang, Sabtu (15/10/2016) di halaman Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang. Mereka disambut hangat oleh segenap petinggi pesantren Darul Ulum dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) serta beberapa badan otonom (Banom) NU.

Sebelum masuk lokasi penyambutan yang sudah disiapkan, ketua rombongan kirab, Ishfah Abidal Aziz menyerahkan bendera Indonesia dan NU kepada salah seorang kiai dan santri pondok setempat, sembari berikrar kesetiaan kepada Indonesia dan NU.

Santri Sambut Tim Kirab Resolusi Jihad dengan Ikrar Kesetiaan NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)
Santri Sambut Tim Kirab Resolusi Jihad dengan Ikrar Kesetiaan NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)

Santri Sambut Tim Kirab Resolusi Jihad dengan Ikrar Kesetiaan NKRI

"Saya serahkan bendera ini sebagai wujud kesetian kita terhadap NKRI dan Nahdlatul Ulama, apakah Anda siap?" ucapnya kepada penerima bendera yang disahut serentak kata "siap" oleh sejumlah santri.

?

RMI NU Tegal

Kirab Resolusi Jihad diikuti kurang lebih dari 68 personel yang terdiri dari perwakilan lembaga atau badan otonom PBNU.

RMI NU Tegal

Mereka mengunjungi beberapa titik di Jombang dan tabarrukan kepada leluhur pendiri pesantren dan NU. Diantaranya pondok pesantren Darul Ulum Rejoso, lalu bergerak ke makam KH Hasyim Asyari, Tebuireng, kemudian ke Pondok Pesantren Denanyar, terakhir ke pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Dari beberapa perjalanan itu, Ishfah menaruh harapan besar kepada warga Nahdhiyin untuk meneladani perjuangan para ulama, khususnya muassis Nahdlatul Ulama di Jombang.

"Ghirah perjuangan pendiri NU yang kala itu mempertahankan kemerdekaan Indonesia, harus terus kita teladani," ujar wakil sekretaris jendral PBNU itu.

Ia mengungkapkan, kontribusi pesantren, kiai, dan santri dalam merebut kemerdekaan Indonesia sudah tak bisa diragukan. Bahkan Indonesia setelah dinyatakan merdeka dan mendapat ancaman kembali, para kiai dan santrilah yang tampil paling depan dalam mempertahankan kemerdekaan itu.

"Saat ada ancaman kembali setelah Indonesia merdeka, yang tampil di depan adalah para kiai dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia," ucap dia. (Syamsul Arifin/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

RMI NU Tegal Ubudiyah, Bahtsul Masail, Pertandingan RMI NU Tegal

RMI NU Tegal - Rabithah Ma'ahid Islamiyah.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs RMI NU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik RMI NU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan RMI NU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock