Sabtu, 28 Oktober 2017

Panas di Atas Rata-rata, Jemaah Haji Didorong Jaga Stamina

Mekkah, RMI NU Tegal. Saat ini suhu panas Kota Makkah Al-Mukaromah sedang di atas rata-rata. Terpantau suhu udara mencapai 48 derajat Celcius melebihi kondisi panas normal jika dibandingkan di tanah Air. Suhu panas ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi Jamaah Haji Indonesia untuk melalui proses ibadah ditanah suci ini. Namun kondisi ini tidak menyurutkan para Jamaah haji untuk tetap melakukan rutinitas ibadah sehari-hari.

Panas di Atas Rata-rata, Jemaah Haji Didorong Jaga Stamina (Sumber Gambar : Nu Online)
Panas di Atas Rata-rata, Jemaah Haji Didorong Jaga Stamina (Sumber Gambar : Nu Online)

Panas di Atas Rata-rata, Jemaah Haji Didorong Jaga Stamina

Salah satu Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) Provinsi Lampung Prof Muhammad Mukri mengungkapkan bahwa kendati cuaca panas, antusiasme Jamaah dalam menjalani ritualitas ibadah haji tetap tinggi.

"Semangat dan aura kesungguhan para jamaah sangat tinggi untuk terus datang ke masjidil haram menunaikan shalat lima waktu. Keutamaan shalat sampai dengan 100 ribu kali lipat dari pada shalat ditempat lain menjadi motivasi tersendiri para jamaah," ujar Rektor UIN Raden Intan Lampung ini melalui keterangan tertulisnya, Jumat (18/8).

Walaupun demikian ia terus mengingatkan kepada para Jamaah untuk tetap mengatur ritme aktivitas ibadah dengan mempertimbangan kondisi kesehatan masing-masing.

RMI NU Tegal

"Cuaca di Tanah Air dengan di makkah jauh berbeda. Makanya para jamaah harus benar-benar mengukur stamina, ? kebugaran dan kekuatan masing. Jangan ngoyo, karena masih ada ibadah yang lebih utama, sebagai rukun haji, yakni wukuf di Arafah," himbaunya.

Rangkaian Ibadah Haji lainnya juga memerlukan stamina yang prima diantaranya Ibadah mengmbil batu kerikil di Muzdalifah dan melempar Jumrah di Mina. "Aktifitis ini memerlukan kesehatan yang prima. Oleh karena itu, tenaga dan energi jangan sampai dihabiskan untuk mengejar ibadah pada sebelum waktu wukuf," jelasnya.

Kondisi ini juga harus disikapi oleh tim petugas haji yang mendampingi jamaah, baik ketua kloter (TPHI), pembimbing ibadah (TPIHI), tim tenaga medis (TKHI) maupun tim pendamping haji (TPHD). Soliditas petugas haji daerah berpengaruh langsung terhadap pembimbingan, pelayanan maupun penjaminan kenyaman jamaah dalam melaksanakan ibadah selama Haji.

Prof Mukri memberikan apresiasi terkait pelayanan kesehatan, transportasi, penyediakan konsumsi bagi jamaah, ? yang relatif mengalami peingkatan yang cukup signifikan. "Alhamdulillah, ini prestasi yang baik yang dilakukan Kementrian Agama Republik Indonesia dalam pengelolaan jamaah haji tahun 2017 ini," pungkas Mustasyar NU Lampung ini. (Muhammad Faizin/Fathoni)

RMI NU Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

RMI NU Tegal AlaNu, IMNU, Ulama RMI NU Tegal

RMI NU Tegal - Rabithah Ma'ahid Islamiyah.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs RMI NU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik RMI NU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan RMI NU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock