Batam, RMI NU Tegal -
Pemimpin harus mempunyai strategi, tapi juga harus mampu melaksanakannya, ujar Pengajar Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Timotius Harsono, di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (23/11) kepada peserta Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) III, PP GP Ansor.
| Pimpinan Banser Harus Mampu Laksanakan Strategi (Sumber Gambar : Nu Online) |
Pimpinan Banser Harus Mampu Laksanakan Strategi
"Leader atau pemimpin harus begitu, tapi butuh juga seni untuk mengimplentasikannya melalui kebijakan yang dituangkan dalam strategi," ujar dia.Timotus mencontohkan, misalnya ingin membangun bangsa dalam jangka menengah dan panjang strateginya akan berbeda.
"Prinsip kepemimpinan diantaranya kesadaran diri, kemampuan untuk berinovasi, cinta kasih atau kesediaan untuk melibatkan diri, dan heroisme atau menyemangati diri sendiri," paparnya.
Pada kegiatan itu, Timotius menyampaikan materi Kepemimpinan yang Berwawasan Kebangsaan Dalam Rangka Memperkokoh NKRI.
RMI NU Tegal
Pimpinan Pusat GP Ansor, ujar Sekretaris Jenderal Adung Abdul Rahman menambahkan, berkomitmen meningkatkan kualitas kader guna menopang pergerakan organisasi pemuda Nahdlatul Ulama itu di masa mendatang. (Gatot Arifianto/Abdullah Alawi)Dari Nu Online: nu.or.id
RMI NU Tegal Habib, News, Ubudiyah RMI NU Tegal
